Lifestyle

4 Fakta ‘Geng Tai’ yang digunakan Terlibat Bullying Siswa Binus School Serpong, Sudah 9 Generasi?

Kertasleces.co.id – Bullying atau perundungan yang digunakan terjadi pada Binus School Serpong berada dalam menjadi topik perbincangan hangat. Dalam perkembangan ini, diduga ada puluhan siswa yang mana terlibat, di dalam antaranya ada anak sulung Vincent Rompies.

Beberapa siswa yang tersebut terlibat itu juga diketahui telah terjadi dikeluarkan tergantung apa perannya. Adapun para pelaku tergabung di kelompok bernama ‘Geng Tai’ (GT). Berikut sederet fakta tentang grup tersebut.

1. Sudah Berjalan 9 Generasi

Geng Tai disebut sudah pernah berjalan selama sembilan generasi dan juga dimulai pada jenjang menengah melawan (SMA). Komunitas ini dipimpin oleh siswa-siswa kelas 12 yang digunakan merekan sebut agit. Hal yang disebutkan diungkap oleh ibu korban.

“Kelompok ini sudah berlangsung selama 9 generasi lalu dimulai pada masa sekolah menengah atas. Agit yang dimaksud akan merekrut anggota untuk bergabung dengan geng-geng ini,” tulis ibu korban di dalam akun media sosialnya.

2. Merekrut dengan Kekerasan

Dikatakan pula bahwa setiap ada anggota baru, maka agit akan melakukan kegiatan berbau kekerasan. Anggota baru juga diminta untuk menuruti kemauan para anggota lama agar dapat disebut resmi masuk di geng.

Biasanya, anggota baru itu diminta untuk membelikan makanan lalu meneriakkan nama. Selain itu, merekan sanggup mendapat perlakuan keras dari para senior bahkan hingga mengalami pelecehan seksual.

3. Anggota Baru Diimingi Imbalan

Ibu korban juga mengungkapkan bahwa anggota baru akan diiming-imingi imbalan agar mau bergabung dengan Geng Tai. Mulai dari ditawari beberapa uang sampai mempunyai akses tempat parkir dekat dengan sekolah.

“(Ada) imbalan untuk bergabung dengan geng-geng ini bervariasi, seperti ditawari uang untuk bergabung, memiliki akses ke tempat parkir dekat binus,” tulis ibu korban.

Di sekolah elit tersebut, para siswa yang dimaksud tergabung pada Geng Tai memiliki status lebih lanjut tinggi. Sementara merek yang menolak bergabung di geng akan menerima perlakuan tak enak seperti dirundung.

4. Melakukan Penyimpangan

Dalam mencari anggota baru, para agit biasanya berkumpul dalam sebuah warung kecil yang dimaksud berada pada belakang sekolah. Tempat yang bisa jadi dibilang menjadi basecamp kelompok itu diberi nama Warung Ibu Gaul. 

Mereka disebut terus-menerus berkumpul di tempat sana pada waktu pulang sekolah. Tak hanya saja mengakumulasi anggota baru, dia juga dikatakan melakukan tindakan menyimpang. Mulai dari merokok hingga aksi kekerasan.

Kasus Bullying Libatkan Anak Vincent hingga Eks Anggota DPR

Anak sulung Vincent Rompies disebut menjadi salah satu pelaku bullying pada Binus School Serpong. Hal ini pertama kali padat diperbincangkan di area media sosial X hingga nama ayahnya, Vincent Rompies pun mengambil bagian masuk jajaran trending. 

Lalu, perkara itu dikonfirmasi oleh pihak kepolisian yang menangani. Dikabarkan persoalan hukum ini sudah ada terdaftar dalam Polres Metro Tangerang Selatan. Hal ini disampaikan Humas Polres Metro setempat, Iptu Wendi. 

Polisi juga telah dilakukan memulai penyelidikan dengan memeriksa TKP yang dimaksud diduga di dalam Serpong Park. Dalam informasi yang digunakan beredar pada X, mereka yang mana disebut-sebut tergabung di ‘geng tai’ mengeroyok salah satu juniornya hingga masuk rumah sakit. 

Anak Vincent Rompies diduga berperan mengikat korban. Kasus bullying itu juga melibatkan beberapa anak sosok tersohor lainnya. Salah satunya anak mantan anggota DPR RI dan juga petinggi Metro TV. Selain mereka, ada pula anak dokter spesialis urologi, Edwin Tobing yang diduga mengambil bagian terlibat. 

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Related Articles

Back to top button