Nasional

Ahok Kena Skakmat Gerindra Gegara Sebut Jokowi juga Gibran Gak Bisa Kerja: Omon-omon!

Kertasleces.co.id – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman membalas sindiran pedas Basuki Tjahja Purnama alias Ahok untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi kemudian capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

Habiburokhman mengaku sangat mengenal Ahok akibat pernah menjadi kader Partai Gerindra.

Baca Juga:

Kicau Rocky Gerung Soal Debat Terakhir Capres 2024: Anies Paling Cerdas, Prabowo Tulus kemudian Ganjar Angkuh!

Ahok: Mana Bukti Jokowi dan juga Gibran Bisa Kerja?! Saya Lebih Tahu

Berbeda Kubu dengan Anang Hermansyah di tempat Debat Capres Terakhir, Sikap Aurel Dipuji

Menurutnya, mantan Gubernur DKI Ibukota yang dimaksud hanya saja pandai omon-omon tetapi tak dapat bekerja.

“Kalau Pak Ahok bilang ia tahu Pak Jokowi ya kita bilang kita tahu Ahok. Apa sih mampunya Ahok. Saya juga tahu dulu pernah sama-sama dalam Gerindra, saya juga pernah memperkuat beliau di dalam (Pilkada DKI) 2012. Saya juga tau kualitas beliau cuma seperti apa. Ya nggak mampu kerja juga ini orang, cuma dapat omon-omon,” kata Habiburokhman dalam Media Massa Center TKN Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Ibukota Selatan, Selasa (6/2/2024).

Di sisi lain, kata Habiburokhman, penilaian Ahok terhadap Jokowi serta Gibran yang digunakan disebut tidak ada sanggup bekerja merupakan penilaian yang mana tiada ilmiah. Sebab berdasar hasil survei, Habiburokhman mengklaim tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi hampir mencapai 80 persen.

“Masyarakat pasti yang digunakan lebih lanjut tahu. Kalau Pak Jokowi dibilang tidak ada dapat kerja kan kelihatannya nggak ilmiah apa yang dimaksud disampaikan Ahok. Karena, approval rate Pak Jokowi itu hampir tembus 80 persen. Itu salah satu rekor,” ungkapnya.

Presiden Jokowi lalu Ahok (Instagram Ahok)
Presiden Jokowi serta Ahok (Instagram Ahok)

Lebih lanjut, Habiburokhman juga menilai anggapan buruk Ahok terhadap kondisi tubuh Prabowo sebagai sebuah kekeliruan. Menurut Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran tersebut, kondisi tubuh Prabowo sangat tambahan baik daripada Ahok.

Selain itu, Habiburokhman juga menyampaikan Ahok sebagai pribadi yang tersebut lebih lanjut emosional daripada Prabowo.

“Ya pasti emosionalnya, lebih besar emosional Ahok dari pada Pak Prabowo. Saya ingat ya dulu rangkaian kemarahan yang digunakan ia semburkan ketika beliau ada dalam tempat gubernur pada rakyat-rakyat kecil ya kan, maki-maki rakyat itu kan digitalnya ada. Kalau persoalan kondisi tubuh nampaknya menurut saya Pak Prabowo jarak jauh lebih tinggi sehat berbeda dengan Ahok,” terangnya.

Ahok Sebut Jokowi kemudian Gibran Gak Bisa Kerja

Ahok berada dalam menjadi sorotan di area media sosial akibat menyenggol Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Secara tidak ada langsung, Ahok mengumumkan Jokowi dan juga Gibran merupakan pejabat yang mana bukan sanggup bekerja.

Pernyataan Ahok yang dimaksud berasal dari sebuah potongan video yang mana popular dalam media sosial.

Dalam video yang dimaksud dilihat Suara.com, tampak Ahok sedang hadir di acara mendekati perayaan Imlek 2024 yang dimaksud diselenggarakan pendukung capres-cawapres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Di melawan panggung, Ahok berada dalam berbicara dengan manusia ibu berusia 82 tahun.

Kepada Ahok, sang ibu mengaku mengupayakan Prabowo dalam Pilpres 2024. Ia merasa heran untuk pihak-pihak yang digunakan masih mengungkit mengenai insiden penculikan aktivis 1998.

Padahal menurutnya, sebagai umat Kristiani, selalu diajarkan untuk memaafkan sesama manusia.

Mendengar penjelasan ibu tersebut, Ahok kemudian menyampaikan penjelasan panjang.

Ahok menegaskan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memaafkan masa lalu Prabowo.

Karena itu, Megawati pernah menghadirkan Prabowo menjadi cawapres di tempat Pilpres 2004.

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengunggah foto kebersamaan dirinya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (foto dok. Prabowo)
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengunggah foto kebersamaan dirinya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (foto dok. Prabowo)

Mantan Gubernur DKI DKI Jakarta yang dimaksud kemudian menegaskan, pentingnya memilih calon pemimpin yang dimaksud tepat di area Pilpres 2024.

Dengan tegas Ahok mengatakan, pihaknya tak mau memilih orang yang kesehatannya terganggu, emosional hingga tiada mampu bekerja.

“Kita tidak ada mau pilih orang yang digunakan tak terbukti bisa saja kerja. Hal ini presiden lho,” ungkapnya.

Ahok juga menegaskan, pihaknya begitu khawatir apabila Gibran dapat berhasil menjadi cawapres.

Sebab, ia mengetahui, sosok Wali Pusat Kota Surakarta yang disebutkan tidaklah mampu bekerja.

“Di mana ada bukti Gibran bisa jadi kerja? Selama wali kota,” tuturnya.

Bukan hanya sekali Gibran, Ahok turut menyenggol sosok Jokowi.

“Terus ibu kira Pak Jokowi juga mampu kerja? Nah, mangkanya kita bisa saja berdebat itu, saya lebih lanjut tahu makanya saya gak enak ngomong depan umum,” ungkapnya.

Related Articles

Back to top button