Lifestyle

AHY Diminta Pindah Koalisi, Annisa Pohan Beri Jawaban Menohok Singgung Permasalahan Etika

Kertasleces.co.id – Annisa Larasati Pohan alias Annisa Pohan memberikan merespons menohok usai Partai Demokrat diminta mengundurkan diri dari dari koalisi pendukung calon presiden kemudian duta presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto serta Gibran Rakabuming Raka.

Seperti dapat dilihat dari Instagram istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dimaksud dua hari lalu, Annisa Pohan mengunggah foto bersatu Khofifah Indar Parawansa. Ia mengumumkan gubernur Jawa Timur yang dimaksud sebagai sosok panutannya.

“Panutan,” tulis @annisayudhoyono, dikutipkan Kamis (25/1/2024).

Unggahan ini tentu segera dibanjiri ribuan komentar dari netizen. Dari sekian banyak komentar yang dimaksud ada, ada netizen yang digunakan justru memohon agar Partai Demokrat pergi dari dari koalisi pendukung calon presiden kemudian delegasi presiden nomor urut 2.

“Mbak, masih ada kesempatan lho buat pindah, enggak malu apa,” ujar netizen.

Annisa Pohan tak disangka merespons komentar dari netizen tersebut. Ia menyinggung tentang etika lalu komitmen seseorang untuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga suaminya.

“Yang malu itu yang dimaksud telah berjanji kemudian tidak ada dijalankan. Yang malu itu ketika berbohong dengan jelas di area depan Pak SBY juga AHY langsung. Yang malu itu adalah ketika ngomong beretika sedangkan dirinya tak beretika,” tulis Annisa.

Menantu SBY itu juga turut mengirimkan arahan terhadap buzzer yang mana kerap menyebarkan fitnah. Ia mengumumkan bila dirinya menjadi salah satu saksi yang dimaksud meninjau berbagai kejadian serta cerita.

“Sampaikan terhadap semua yang digunakan diminta untuk menyebarkan fitnah seakan-akan kami yang mana menjadi pihak bersalah,” lanjut Annisa.

“Saya dan juga seluruh kader Partai Demokrat menjadi saksi segera juga masih banyak cerita juga bukti yang tersebut kami simpan tak dibuka ke umum akibat menjaga yang namanya etika,” imbuhnya.

Wanita berdarah Batak ini pun mengumumkan jikalau pihaknya menyimpan banyak cerita mengenai seseorang yang tersebut enggan ia sebut namanya.

“Tapi kalau follower serta buzzer mereka itu selalu memutarbalikkan fakta menjadi kami yang salah. jangan kaget kalau kami menyingkap kondisi sesungguhnya yang dimaksud belum diketahui. Kami telah sangat sabar kemudian baik,” pungkasnya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button