Otomotif

Apa Itu Active Stability Control pada Mitsubishi XForce? Hal ini Penjelasannya

Kertasleces.co.id – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memang sebenarnya telah terjadi menghadirkan Mitsubishi XForce pada beberapa waktu lalu pada Tanah Air.

Kini, Mitsubishi Xforce mulai dikirim ke luar negeri ke negara tetangga, Vietnam. Hal ini disampaikan oleh Mitsubishi Motors Corporation (MMC) yang tersebut memulai ekspor ke Vietnam.

Vietnam akan menjadi pangsa ekspor pertama Mitsubishi XForce, kemudian kendaraan yang disebutkan akan diresmikan secara bertahap ke negara-negara Asean lainnya seperti Filipina, lalu disertai oleh Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan juga Afrika.

“Kami sangat bangga dapat melakukan ekspor dari pusat produksi kami dalam Indonesia. Ke depannya, kami berharap dapat mengekspor ke berbagai wilayah, sehingga dapat memberikan partisipasi tambahan lanjut bagi perekonomian Indonesia lalu perkembangan bidang otomotif Indonesia,” ungkap Takao Kato, President serta Chief Executive Officer Mitsubishi Motors, Awal Minggu (5/2/2024).

Interior kemudian kabin Mitsubishi XForce. [Dok MMKSI]
Interior dan juga kabin Mitsubishi XForce. [Dok MMKSI]

Mitsubishi Xforce yang digunakan dikirim ke luar negeri ke Vietnam telah dibekali fasilitas canggih, salah satunya yakni Active Stability Control (ASC). Tentu layanan ini cukup membantu pengendara pada waktu mengemudi.

Lalu bagaimana cara kerja ASC ini? Berikut penjelasan cara kerja fasilitas ASC ini dilansir dari laman Mitsubishi Indonesia.

Fitur ini merupakan sebuah teknologi mutakhir yang dimaksud secara otomatis mengatur laju mobil pada waktu melibas jalanan licin, mencegahnya dari kecelakaan yang digunakan disebabkan oleh tergelincir.

Saat pemobil menghidupkan mobil, ASC dengan segera aktif, bekerja berdasarkan perintah dari komputer atau ECU mobil. Peran utamanya? Mengontrol mobil dengan cerdas pada waktu mendeteksi tanda-tanda understeer atau oversteer, memberikan perintah pada sistem pengereman di dalam setiap roda. Hasilnya? Mobil tetap memperlihatkan terkendali kemudian berada di dalam jalurnya.

Meski begitu, ASC memberi keleluasaan pada pengemudi. Tombol pada sisi kanan setir memungkinkan ASC dinonaktifkan jikalau diperlukan, namun, dengan tanda peringatan tegas di area layar MID untuk memberikan sinyal pada waktu ciri ini dimatikan.

Setelah mobil dimatikan kemudian dihidupkan kembali, ASC kembali berpartisipasi untuk meyakinkan keamanan lalu kenyamanan perjalanan.

Related Articles

Back to top button