Otomotif

Apa Itu Remapping ECU Mobil? Apa Kelebihan juga Kekurangannya?

Kertasleces.co.id – Mobil tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi ekspresi dari gaya hidup kemudian keinginan pengemudi.

Untuk meningkatkan performa lalu efisiensi, mungkin saja Anda pernah mendengar tentang remapping ECU mobil.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan langkah ini pada kendaraan Anda, mari kita eksplorasi lebih lanjut pada mengenai apa itu remapping ECU, dan juga kelebihan dan juga kekurangannya, diambil dari situs resmi Daihatsu.

Gambaran Mengenai Remapping ECU Mobil

Bayangkan Anda mempunyai Daihatsu Terios, kemudian Anda ingin meningkatkan performanya. Dengan remapping ECU, yang dimaksud merupakan singkatan dari Engine Control Unit, nilai-nilai pada unit kendali mesin mobil Anda dapat diubah untuk meningkatkan kinerja.

Sebagai contoh, Daihatsu Terios standar dengan torsi 139 Nm kemudian daya 104 Hp dapat mengalami peningkatan torsi menjadi 120 Hp pasca remapping.

Kelebihan Remapping ECU Mobil

1. Perbaikan Torsi

Setelah remapping, torsi mesin dapat meningkat 10-30%, memberikan kendaraan Anda lebih tinggi sejumlah daya untuk berakselerasi dan juga bermanuver.

2. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit

Remapping ECU dapat meningkatkan efisiensi komponen bakar, menciptakan konsumsi yang digunakan lebih lanjut irit hingga 10%.

3. Tenaga Mobil Bertambah

Daya kuda (Horse Power) mobil dapat meningkat, memberikan sensasi berkendara yang mana lebih tinggi kuat serta responsif.

4. Kecepatan Maksimal Bertambah

Mobil dapat mencapai kecepatan maksimal yang digunakan tambahan tinggi, memberikan pengalaman berkendara yang tersebut lebih banyak menyenangkan.

5. Akselerasi Lebih Cepat

Proses akselerasi menjadi tambahan besar, memungkinkan mobil merespons dengan tambahan cepat pada waktu pedal gas diinjak.

6. Pengalaman Mengemudi Seperti Mobil Sport

Remapping ECU memberikan nuansa mengemudi seperti mobil sport, meningkatkan kegembiraan di dalam balik kemudi.

7. Mengatasi Permasalahan Performa Mobil

Remapping bisa saja membantu mengatasi permasalahan tarikan lemah atau kurangnya tenaga pada mobil.

Daihatsu Luncurkan Penyegaran New Terios dalam Ancol, DKI Jakarta Utara, Kamis (8/6/2023). (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)
Daihatsu Luncurkan Penyegaran New Terios di tempat Ancol, DKI Jakarta Utara, Kamis (8/6/2023). (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Kekurangan Remapping ECU Mobil

1. Peluang Kesulitan Mesin

Terkadang, remapping dapat menyebabkan kesulitan kinerja atau kecacatan pada mesin mobil.

2. Menguatkan Risiko Mati Mesin

Mesin mobil mungkin saja lebih banyak rentan mati atau kesulitan hidup setelahnya remapping.

3. Pendekatan Usia Mesin

Proses remapping dapat memperpendek usia pakai mesin, mengakibatkan keinginan perawatan lebih lanjut sering.

4. Suara Mesin yang mana Kasar

Remapping mampu menyebabkan kata-kata mesin menjadi lebih tinggi kasar serta kurang nyaman.

5. Kecanduan untuk Remapping

Beberapa pengemudi kemungkinan besar menjadi kecanduan untuk terus-menerus melakukan remapping, yang tersebut dapat merugikan mesin kemudian performa mobil.

6. Pengembangan Risiko Kecelakaan

Mobil dengan daya tahan yang digunakan lebih lanjut besar pasca remapping dapat meningkatkan kemungkinan kecelakaan jikalau tiada dikendalikan dengan bijak.

7. Risiko Kerusakan ECU

Ada prospek merusak unit kendali mesin (ECU) mobil, yang dapat menyebabkan permasalahan yang dimaksud lebih tinggi serius.

8. Tidak Selalu Sesuai Harapan

Terkadang, hasil remapping tiada sesuai dengan ekspektasi, juga batasan kendaraan kemungkinan besar bukan sesuai dengan kinerja yang digunakan diinginkan.

Sebelum memutuskan untuk meremapping ECU mobil Anda, pertimbangkan dengan matang kelebihan serta kekurangannya. Pastikan untuk mencari layanan profesional yang dimaksud dapat memberikan hasil optimal tanpa merusak mesin atau komponen lainnya.

Dengan memahami konsep dasar remapping ECU, Anda dapat menyebabkan langkah yang tepat untuk meningkatkan performa kendaraan sesuai dengan keperluan juga preferensi Anda.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button