Bisnis

Dirjen Binwasnaker Tegaskan Kegunaan Pengelolaan Risiko K3 untuk Keberlanjutan dan juga Reputasi Perusahaan

Kertasleces.co.id – Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang menegaskan pengelolaan risiko K3 tidak hanya sekali sekedar tuntutan hukum, melainkan juga penanaman modal pada keberlanjutan kemudian reputasi perusahaan.

Oleh akibat itu, tak ada gunanya bagi perusahaan untuk mencoba-coba atau sengaja tak patuh terhadap K3, lantaran risiko K3 setiap ketika dapat menimpa perusahaan/pelaku usaha. Saat terjadi K3 sebesar apapun dalam tempat kerja, tetap saja menjadi tanggung jawab perusahaan kemudian dapat mempengaruhi reputasi perusahaan. 

Menurut Haiyani, Kementerian Ketenagakerjaan sendiri telah dilakukan meminta pelaku bisnis miliki komitmen membudayakan Keselamatan kemudian Bidang Kesehatan Kerja (K3) di dalam lingkungan kerja. Budaya K3 secara berkesinambungan, selain menjaga keberlangsungan usaha, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja inspiratif, produktif, aman serta sehat.

“Mari kita bersama-sama berjanji untuk mengubah setiap tindakan kecil menjadi langkah besar pada membentuk budaya K3 yang tersebut berkesinambungan,” kata Haiyani pada waktu membuka Seminar Nasional K3 Balai Besar K3 Jakarta, bertema ‘Budayakan K3, Sehat, Selamat pada Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha’ di dalam Jakarta, Rabu (7/2/2024). 

“Dari sisi internasional, reputasi dapat berakibat pada hasil yang dimaksud dihasilkan  dapat diembargo. Sistem yang mana dihasilkan bisa saja tak diterima di tempat luar,” lanjutnya.

Haiyani menyatakan budaya K3 bertujuan agar keberlangsungan bisnis terus berlanjut sehingga mampu berkontribusi menjalankan bisnis yang dimaksud sehat, selamat dan juga produktif di area tempat kerja.

“Tanggung jawab menerapkan K3, selain melalui regulasi (Kemnaker), juga aktor-aktor di tempat tempat kerja,” ucaonya.

Salah satu pelaku perniagaan (PMDN) lapangan usaha pompa, A Roli Ekoatmojo menilai keuntungan bagi pelaku usaha, budaya K3 mampu menjaga nama reputasi sehingga tidak ada terganggu produksinya. Sementara bagi karyawan/pekerja, menjadi suatu kebanggaan lantaran budaya K3 mampu meningkatkan produktifitasnya. 

“Budaya K3 harus terus menerus digaungkan ke para pelaku usaha, ” ujar Manajer EQS juga Formalities /Legal, PT Bumi Cahaya Unggul tersebut.

Related Articles

Back to top button