Lifestyle

Gaji Mahfud MD Sebagai Menteri Lebih Kecil Dibandingkan Menjadi Penasihat Hukum, Kini Bersedia Mundur Dari Jabatannya

Kertasleces.co.id – Menteri Koordinator Politik, Hukum, serta Security (Menko Polhukam) Mahfud MD berencana mundur dari jabatan itu seiring pencalonannya sebagai calon perwakilan presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

Meski jabatan yang disebutkan cukup mentereng di area pemerintahan, namun rupanya gajinya sebagai menteri berjauhan lebih besar rendah dibandingkan pekerjaan Mahfud sebelumnya.

Mahfud menyatakan kalau gajinya sebagai menteri terbilang kecil. Mahfud sendiri diketahui telah terjadi menjabat sebagai Menko Polhukam sejak 2019 pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua.

“Kalau penghasilan sendiri menteri itu kecil, Rp18 juta. Tapi kan itu ada tunjangan berpergian, tunjangan ini, sampai kira-kira ya Mata Uang Rupiah 110 jt gitu. Tapi itu telah dipakai ada jatahnya semua,” ungkap Mahfud ketika berbincang dengan Najwa Shihab, dikutipkan dari video dikanal YouTube resminya, Rabu (24/1/2024).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku dengan jumlah agregat pendapatan tersebut, penghasilannya berkurang dibandingkan ketika dirinya bekerja dalam perusahaan sebagai penasihat hukum.

“Terus terang, kalau saya mau jujur, jadi menteri ini kalau dilihat dari segi gaji, pendapatan saya turun. Ketika saya belum jadi menteri, saya menjadi konselor hukum sebuah perusahaan lalu tidaklah usah kerja,” ujar Mahfud.

Tidak belaka jumlah keseluruhan pendapatan yang mana berbeda, Mahfud juga bisa saja mendapatkan infrastruktur lebih banyak sejumlah ketika masih bekerja dalam perusahaan. Belum lagi gajinya sebagai guru besar Fakultas Hukum pada Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Namun semua itu harus ditinggalkan lantaran sebagai menteri dirinya tidak ada boleh miliki penghasilan tambahan dari mana pun.

“Menjadi penasihat hukum dicantumkan di area nomor atas, dikasih mobil Camry terbaru. Kemudian gajinya Rp85 jt bersih, pergi ke mana-mana dikasih tiket. Menteri tidaklah segitu. Saya sebagai guru besar juga berhenti sebab saya jadi menteri, kan tak boleh terima penghasilan double,” kata Mahfud.

Punya Kekayaan Sampai Puluhan Miliar

Melansir laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Mahfud MD memiliki harta sebesar Rp29,54 miliar. Angka ini diunggahnya pada 31 Maret 2023 untuk periode 2022. Adapun aset terbesarnya berbentuk tanah kemudian bangunan senilai Rp12,06 miliar.

Aset yang dimaksud terdiri dari 15 kepemilikan yang dimaksud tersebar di dalam kota/kabupaten DKI Jakarta Selatan, Surabaya, Sleman, juga Pamekasan. Semuanya tercatat sebagai hasil sendiri. Tak belaka itu, Mahfud MD juga tercatat miliki alat transportasi dan juga mesin senilai Rp1,5 miliar.

Kendaraan miliknya itu meliputi motor Honda tahun 2007 Rp3 jt serta Vespa Primavera tahun 2021 Rp45 juta. Lalu, ada pula mobil Toyota Avanza Veloz Minibus tahun 2012 Rp120 juta, Toyota Vios tahun 2013 Rp130 juta, dan juga Toyota Camry tahun 2017 Rp300 juta.

Sementara mobil termahalnya adalah Toyota Alphard tahun 2018 senilai Rp900 juta. Semuanya merupakan hasil sendiri.

Mahfud pun mempunyai harta bergerak lainnya sebesar Rp180,5 jt juga kas lalu setara kas Rp15,80 miliar. Lalu, ia tak tercatat miliki utang.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button