Bisnis

Genderang Perang Taipan RI yang digunakan Siap Bawa Prabowo ke Istana Negara

Kertasleces.co.id – Pengusaha kakap batu bara RI Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengklaim bahwa beberapa orang taipan RI yang dimaksud mengusai sepertiga dunia usaha Indonesia akan meraih kemenangan Prabowo Subianto juga Gibran Rakabuming Raka pada konstetasi Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan beberapa pekan lagi.

Boy mengklaim konglomerat itu seperti Djarum Group, Sampoerna Group hingga Adaro Group yang dimaksud notabene dalah perusahaan miliknya.

“Walaupun kami jumlahnya sedikit, tapi ya di tempat ruangan ini mungkin saja sepertiga perekonomian Indonesia ada pada sini,” kata Boy di acara volunteer Erick Thohir Alumni Amerika Serikat yang dimaksud juga dihadiri oleh Prabowo, Mulai Pekan di malam hari (22/1/2024).

Termasuk Arini Saraswati Subianto atau akrab disapa Ninin yang digunakan menjadi salah satu wanita terkaya di tempat Indonesia.

“Mulai dari Djarum Group, Sampoerna Group, Adaro Group, siapa lagi, pokoknya grup-grup semua ada pada sini. Ada Ninin, the richest wanita in Indonesia, serta semuanya,” sambungnya.

Boy kemudian menyatakan siap mengungguli Prabowo-Gibran sekali putaran.

Dalam kesempatan yang digunakan sama, Prabowo mengaku merasa terhormat sudah pernah diundang.

Prabowo sempat berkelakar dirinya kalah di area dua Pilpres sebelumnya lantaran tiada pernah diundang di acara serupa. Prabowo pun mengaku optimis pada Pilpres kali ini.

“Kehormatan besar, baru saya paham sekarang kenapa saya dua kali kalah pilpres, oleh sebab itu dulu saya enggak diundang ke sini,” kata Prabowo.

Berikut profil perusahaan yang digunakan diklaim Boy Thohir Dukung Prabowo:

1. Djarum Group

Perusahaan Djarum milik keluarga Hartono, yang tersebut merupakan keluarga terkaya di area Indonesia. Pemilik Djarum pada waktu ini adalah Robert Budi Hartono dan juga Michael Bambang Hartono, yang dimaksud merupakan kakak beradik. Robert Budi Hartono merupakan orang terkaya di area Indonesia versi Forbes pada tahun 2023.

Djarum Group, induk dari PT Djarum, mempunyai berbagai perusahaan pada berbagai sektor, termasuk rokok, perbankan, telekomunikasi, properti, serta investasi. Bisnis Djarum Group tersebar di dalam Indonesia dan juga berbagai negara di tempat dunia.

2. Sampoerna Group

Secara hukum, perusahaan rokok Sampoerna dimiliki oleh PT Philip Morris Indonesia (PMID), yang merupakan anak perusahaan dari Philip Morris International Inc. (PMI). PMI adalah perusahaan rokok internasional terkemuka dengan merek global, Marlboro.

Namun, secara historis, Sampoerna merupakan perusahaan keluarga yang tersebut didirikan oleh Liem Seeng Tee pada tahun 1913. Keluarga Sampoerna memegang kendali perusahaan hingga tahun 2005, ketika Putera Sampoerna, generasi ketiga dari keluarga Sampoerna, mengirimkan 40% sahamnya di dalam Sampoerna untuk PMI.

Saat ini, Putera Sampoerna masih menjabat sebagai Komisaris Utama pada Sampoerna, tetapi kendali perusahaan sepenuhnya berada pada tangan PMI.

3. Adaro Group

Adaro Group adalah perusahaan induk yang mana menaungi beberapa perusahaan dalam bidang pertambangan, energi, kemudian infrastruktur. Organisasi ini dimiliki oleh Garibaldi Thohir, yang digunakan merupakan kakak dari Erick Thohir, Menteri BUMN Indonesia.

Garibaldi Thohir mempunyai 50,9% saham Adaro Group, melalui PT Dianlia Setyamukti. Selain itu, ia juga memiliki 6,9% saham Adaro Energy, tambang batu bara terbesar di dalam Indonesia.

Berikut adalah struktur kepemilikan saham Adaro Group:

Garibaldi Thohir: 50,9%
Publik: 49,1%

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button