Kesehatan

Heboh dalam Masyarakat, BPOM Didesak Teliti Kandungan Bromat di area AMDK

Kertasleces.co.id – Isu mengenai isi bromat berbahaya pada air minum kemasan (AMDK) menjadi perhatian beberapa jumlah pihak. Beberapa di tempat antaranya Yayasan Lembaga Customer Indonesia (YLKI) kemudian Badan Perlindungan Customer Nasional (BPKN).

Keduanya mendesak Badan Pengawas Solusi dan juga Makanan (BPOM) untuk melakukan penyelidikan independen guna memverifikasi kebenaran laporan tersebut.  Anggota Pengurus Harian YLKI, Tubagus Haryo,menegaskan pentingnya standar kebugaran yang dimaksud tinggi untuk semua makanan dan juga minuman yang tersebut beredar pada masyarakat.

YLKI menekankan transparansi informasi mengenai kualitas kemudian keamanan komoditas air minum kemasan sebagai pengamanan bagi konsumen. Dia mengupayakan BPOM untuk meningkatkan pengawasan terhadap lapangan usaha yang tiada memenuhi standar keselamatan, termasuk kadar bromat.

Ilustrasi air minum yang mana sehat (Pexels/LisaFotios)
Ilustrasi air minum yang tersebut sehat (Pexels/LisaFotios)

“Karenanya, kami mendesak BPOM untuk meningkatkan pengawasan terhadap sektor yang mengeluarkan hasil yang mana bukan memenuhi standar aman seperti isi bromat ini,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua BPKN, Muhammad Mufti Mubarok, juga menyerukan uji lab independen oleh BPOM untuk memverifikasi laporan masyarakat. Dia mengusulkan agar produsen AMDK diwajibkan mencantumkan kadar bromat pada label produk.

Gerald Vincent, orang konten kreator dalam TikTok, pertama kali mengungkapkan isu zat bromat yang dimaksud tinggi pada AMDK Le Minerale. Menurutnya, bromat bisa saja memicu tumor ganas serta WHO telah lama menetapkan batas aman untuk kandungannya. Dia juga memberikan hasil uji lab beberapa merek AMDK yang digunakan menunjukkan bahwa Le Minerale mempunyai kadar bromat yang mana berbahaya.

Pendapat Gerald dikuatkan oleh Dokter Richard Lee di unggahan video pada akun TikToknya sendiri. Dokter Lee membenarkan data yang mana diungkapkan oleh Gerald, menegaskan bahwa informasi yang disebutkan bukan salah.

Kesimpulannya, YLKI, BPKN, lalu beberapa individu termasuk Gerald Vincent kemudian Dokter Richard Lee, bersatu di desakan untuk proteksi konsumen juga transparansi informasi terkait zat bromat di AMDK. Ini adalah menunjukkan pentingnya peran BPOM pada menjamin keselamatan komoditas konsumen.

Related Articles

Back to top button