Nasional

Jokowi Dicap Plintat-Plintut, Sudirman Said: Kenapa ASN-Polri Diminta Netral?

Kertasleces.co.id – Co-Captain Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Sudirman Said merasa kaget usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak menyatakan presiden juga menteri boleh berkampanye kemudian memihak pada Pemilu.

Sebab, Sudirman merasa Jokowi pernah memberikan argumen kemudian pernyataan bahwa ia akan netral pada Pemilihan Umum 2024.

“Saya kira kita semua kaget, semua terkejut dikarenakan itu seperti berbalik dengan apa yang tersebut selama ini diungkapkan terus menerus,” ujar Sudirman Said dalam Rumah Koalisi Perubahan, Rabu (24/1/2024).

https://www.suara.com/news/2024/01/24/112954/sebut-presiden-boleh-kampanyekan-paslon-kubu-ganjar-skakmat-jokowi-nepotisme-makin-kental

https://www.suara.com/kotaksuara/2024/01/22/162507/viral-rekaman-suara-surya-paloh-marahi-anies-timnas-amin-sangat-jelas-hoaks

https://www.suara.com/news/2024/01/23/183623/gibran-dianggap-tak-punya-etika-saat-debat-nikita-mirzani-ikut-ngamuk-sudah-dua-kali-minta-maaf

Presiden Jokowi lalu Prabowo di tempat Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). (Suara.com/Novian)
Presiden Jokowi lalu Prabowo pada Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). (Suara.com/Novian)

Mantan Menteri ESDM itu juga merasa heran dengan pernyataan tersebut. Padahal selama ini Jokowi terus-menerus memohon jajaran aparat negara untuk bertindak netral.

Ia juga mempertanyakan bagaimana cara Jokowi sebagai presiden tidak ada menggunakan prasarana negara jikalau memang benar nantinya mengambil bagian berkampanye. Seperti diketahui, Paspampres setiap saat mengawal Jokowi di dalam setiap kegiatannya.

“Logikanya begini, mengapa polisi diminta netral, mengapa ASN diminta netral, mengapa pegawai BUMN diminta netral?” kata Sudirman.

https://www.suara.com/news/2024/01/23/183623/gibran-dianggap-tak-punya-etika-saat-debat-nikita-mirzani-ikut-ngamuk-sudah-dua-kali-minta-maaf

https://www.suara.com/news/2024/01/24/112954/sebut-presiden-boleh-kampanyekan-paslon-kubu-ganjar-skakmat-jokowi-nepotisme-makin-kental

https://www.suara.com/kotaksuara/2024/01/22/162507/viral-rekaman-suara-surya-paloh-marahi-anies-timnas-amin-sangat-jelas-hoaks

Selain itu, Sudirman merasa Jokowi tidaklah konsisten alias plintat-plintut sebab ucapannya berbeda dengan tindakannya.

Mulai dari berbicara tidaklah akan cawe-cawe, tapi di dalam sisi lain justru mengupayakan anaknya, Gibran Rakabuming Raka terlibat berkontestasi.

“Terlihat sangat tak konsisten,” ucap Sudirman.

Pernyataan Jokowi

Jokowi menyatakan bahwa setiap orang miliki hak untuk memihak dan juga berkampanye, termasuk bagi manusia Presiden.

Hal itu ditegaskan Jokowi ketika ditanya tanggapannya mengenai menteri yang dimaksud tiada ada hubungan dengan urusan politik justru jadi pasukan sukses.

Presiden Jokowi ditemani menteri PUPR mengukur ruas jalan Solo-Purwodadi yang mana kerap rusak setiap tahun. [jokowi/Instagram]
Presiden Jokowi ditemani menteri PUPR mengukur ruas jalan Solo-Purwodadi yang mana kerap rusak setiap tahun. [jokowi/Instagram]

“Hak demokrasi, hak urusan politik setiap orang. Setiap menteri sebanding saja, presiden itu boleh loh kampanye, boleh loh memihak,” kata Jokowi dalam Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Meski dapat mengambil bagian kampanye, Jokowi menegaskan presiden sekalipun tiada boleh menggunakan infrastruktur negara untuk kepentingan urusan politik atau kampanye.

“Tapi yang mana paling penting waktu kampanye tiada boleh menggunakan prasarana negara. Boleh kita ini pejabat umum sekaligus pejabat politik, boleh menteri juga boleh,” kata Jokowi.

Hal senada ditegaskan Jokowi menanggapi pertanyaan bagaimana memverifikasi tak ada konflik kepentingan pejabat negara yang dimaksud terlibat kampanye.

“Itu belaka yang digunakan mengatur itu hanya sekali tak boleh menggunakan sarana negara,” katanya lagi.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button