Otomotif

Keseruan F1 Hadirkan Gran Premio de Espana

Kertasleces.co.id – Formula 1 atau balap jet darat F1 terus melakukan pembaruan juga bentuknya, termasuk langkah menuju laga ramah lingkungan juga hadirnya energi terbarukan. 

Di masa mendatang, F1 juga menyediakan sirkuit baru, dengan konsep terintegrasi yang mana seru.

Ide itu mampu disimak dari pengerjaan sebuah sirkuit baru yang mana akan menjadi tuan rumah Formula 1 Gran Premio d’Espana.

Dikutip dari laman resmi F1, Formula 1, sirkuit gres pada Negeri Matador ini akan menjadi tuan rumah mulai musim 2026.

Sirkuit baru F1 dalam Madrid, Spanyol ini akan berbasis di area sekitar pusat pameran IFEMA Madrid di tempat distrik Barajas, hanya saja sekian menit jaraknya dari bandara Adolfo Suarez. Juga belaka 16 km dari pusat kota, mampu ditempuh lewat jalur mobil, bus, kereta api, juga kereta bawah tanah yang mana sangat baik konektivitasnya.

Sirkuit Madrid yang dimaksud akan siap mengatur event F1 mulai 2026 [screenshot Formula 1]
Sirkuit Madrid yang mana akan siap menyelenggarakan event F1 mulai 2026 [screenshot Formula 1]

Zona sirkuit akan dibagi menjadi dua zona utama, zona pertama mencakup lokasi Recinto Ferial milik IFEMA yang digunakan sudah ada ada–yang memiliki aula, auditorium, serta pusat konvensi—dan zona kedua melintasi area perluasan utara Valdebebas, yang dimaksud akan dilayani zona baru, yaitu jalur kereta bawah tanah di dalam masa depan.

Bila konstruksi sirkuit dalam Madrid itu selesai, letaknya dalam sebelah kompleks tempat latihan Real Madrid Sport City juga bergabung dengan beberapa orang arena olah raga terkenal lainnya dalam ibu kota, termasuk stadion lengkap Real Madrid–Santiago Bernabeu– kemudian Stadion Civitas Metropolitano milik rivalnya, Atlético Madrid.

Dari catatan sirkuit baru tadi, F1 sudah pernah mengerjakan banyak model rute sejak pembicaraan dengan IFEMA serta perwakilan merek yang memunculkan proposal trek sepanjang 5,474 km, 20 lap juga perkiraan waktu  kualifikasi sekitar 1 menit 32 detik.

“Dari saran pertama hingga akhir yang dimaksud diberikan untuk kami, ada sekitar 24 model lintasan,  kemudian ada sejumlah investigasi sub-model juga detail yang mana berbeda,” jelas Craig Wilson, Kepala Kemampuan F1, yang tersebut terlibat di prosesnya dari awal. 

“Kami sekarang mempunyai sebuah konsep yang digunakan dengan senang hati kami lanjutkan pengembangannya juga kami sangat gembira melihatnya terwujud,” lanjutnya.

Segi layout, desainnya adalah tata letak yang menampilkan segalanya mulai dari fast corner hingga sharp hairpin, juga jalur lurus panjang sampai throttle pendek, menawarkan pengalaman yang dimaksud bervariasi bagi merek yang tersebut berada di tempat belakang kemudi. 

“Saya pikir ini akan menjadi tantangan bagus bagi para pembalap,” tambah Craig Wilson.

Sirkuit akan menggunakan jalan umum lalu lahan pribadi, jadi beberapa bagian dirancang agar tambahan terasa seperti sirkuit jalan raya kemudian bagian lainnya lebih tinggi seperti sirkuit permanen –-mencerminkan apa yang digunakan terlihat di tempat Sirkuit Miami International F1.

“Ini berada di tempat antara apa yang dimaksud dianggap sebagai tata letak trek jalan raya normal kemudian tambahan ke arah tata letak gaya sirkuit permanen,” kata Craig Wilson. 

“Banyak tempat yang miliki instalasi tipe sirkuit sementara, namun ada bagian lain yang dimaksud kemungkinan besar terlihat atau terasa sedikit berbeda tergantung pada langkah implementasi akhir yang mana sesuai dengan lokasi IFEMA,” pungkasnya. 

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button