Nasional

Ketua KPU Sebut Jokowi Bisa Kampanye, Tapi Harus Izin Ke Presiden Jokowi, Netizen Bingung: Izin Ke Diri Sendiri?

Kertasleces.co.id – Merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang digunakan mengatakan presiden kemudian menteri sanggup kampanye lalu memihak di tempat pemilihan 2024, Ketua KPU RI, Hasyim Asya’ri mengatakan, bahwa Jokowi harus mengajukan cuti.

“Dia (Jokowi) kan mengajukan cuti,” kata Hasyim ditemui wartawan pada sebuah hotel pada Ibukota Indonesia Pusat, Kamis (25/1/2024).

Nah, pengajuan cuti Jokowi itu harus diajukan untuk Jokowi sendiri selaku kepala negara.

“Iya (ajukan cuti ke dirinya sendirk), kan presiden cuma satu,” ucap Hasyim.

Sementara terkait pernyataan Jokowi, yang digunakan mengumumkan presiden hingga menteri boleh berpihak serta kampanye, Hasyim enggan berkomentar banyak. Dia bilang Jokowi merujuk ke Undang-Undang Pemilu.

“Di UU Pemilihan Umum kan telah diatur toh. Apa yang tersebut disampaikan Pak Presiden tuh, disampaikan Pak Presiden itu menyatakan norma yang tersebut ada di area UU Pemilu,” kata Hasyim.

Apa Kata Netizen?

Pernyataan Hasyim itu sontak jadi pembahasan netizen di dalam media sosial, khususnya X (dulu Twitter). Tagar Jokowi pun menjadi salah satu trending di area X.

Banyak netizen yang menyoroti pernyataan ketua KPU itu. Sebagian ada yang tersebut bingung, lantaran Jokowi harus cuti lalu izin ke Jokowi pula.

“Nah bingung kan?,” cuit akun @rikiar****

“Kalau presiden cuti, siapa yang digunakan jadi presidennya,” tanya netizen lain.

“Jokowi harus izin ke Presiden Jokowi?, apakah ada dua?,” timpal yang digunakan lain.

“Jokowi izin ke diri sendiri? kira-kira setiap saat dizinin gak ya,” balas netizen lain.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button