Nasional

Koar-koar Bebas Memihak kemudian Kampanyekan Paslon, Kubu Prabowo Tunggu Ini adalah dari Jokowi

Kertasleces.co.id – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Meutya Hafid menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi hingga kekinian masih di tempat netral meskipun memiliki hak untuk mengupayakan atau mengkampanyekan pasangan capres-cawapres di area Pilpres 2024.

Meutya berpendapat tindakan Jokowi yang dimaksud sebagai sikap untuk menghormati seluruh capres-cawapres partisipan Pilpres 2024.

https://www.suara.com/news/2024/01/24/112954/sebut-presiden-boleh-kampanyekan-paslon-kubu-ganjar-skakmat-jokowi-nepotisme-makin-kental

https://www.suara.com/lifestyle/2024/01/22/115100/momen-anies-peluk-cak-imin-usai-debat-cawapres-viral-ternyata-bertepatan-dengan-national-hugging-day

https://www.suara.com/kotaksuara/2024/01/22/162507/viral-rekaman-suara-surya-paloh-marahi-anies-timnas-amin-sangat-jelas-hoaks

“TKN sampai hari ini amat menghormati putusan presiden untuk tetap memperlihatkan netral, kemudian kami mengawasi ini sebagai langkah beliau yang digunakan menghargai seluruh paslon,” kata Meutya Industri Media Center TKN Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Ibukota Selatan, Rabu (24/1/2024).

Kendati begitu, kata Meutya, TKN Prabowo-Gibran juga akan mengantisipasi kemana arah dukungan Jokowi nantinya. Sebab, Jokowi sempat mengungkap akan menentukan hal yang dimaksud nanti.

“TKN akan menunggu, tadi beliau (Jokowi) ungkapkan ‘kita lihat nanti’. Apakah hak beliau untuk selanjutnya terlibat berkampanye atau berpihak ke salah satu paslon, kita akan sama-sama tunggu perkembangannya,” katanya.

Respons Kubu Prabowo

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman menegaskan secara konstitusi, hukum dan juga etika presiden diperbolehkan memihak serta berkampanye untuk pasangan capres-cawapres.

Penegasan yang disebutkan disampaikan Habiburokhman merespons pernyataan Presiden Jokowi yang tersebut mengatakan presiden juga menteri boleh kampanye serta memihak jika bukan menggunakan sarana negara.

“Sebenarnya saya sudah ada menyebabkan tulisan tentang ini ya beberapa hari yang tersebut lalu, intinya, judulnya bahkan presiden boleh memihak serta boleh berkampanye untuk paslon manapun. Secara konstitusi, secara hukum, secara etika memang sebenarnya hal yang dimaksud dibolehkan,” kata Habiburokhman pada Media Massa Center TKN Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Ibukota Selatan, Rabu.

Menurut Habiburokhman, hal yang tersebut tak boleh dilaksanakan presiden lalu pejabat negara ialah menggunakan wewenangnya untuk menguntungkan lalu merugikan pasangan capres-cawapres tertentu. Hal ini sebagaimana diatur di Pasal 547 Undang-Undang Nomor 7 Tahun tentang Pemilu. 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi di dalam Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). (Suara.com/Novian)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1/2024). (Suara.com/Novian)

“Yang menjadi rambu kalau pada bahasa hukumnya adalah bukanlah persoalan netral nggak netral. Tapi persoalan menggunakan kewenangannya untuk menguntungkan atau merugikan salah satu paslon itu rambunya yang tersebut bukan diperbolehkan,” jelasnya. 

Habiburokhman lantas menggambarkan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri yang tersebut berkampanye untuk dirinya sendiri pada waktu mencalonkan diri sebagai capres di tempat Pilpres 2004. Hal sejenis juga dijalankan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada Pilpres 2009 serta Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 yang digunakan ketika itu mencalonkan diri sebagai capres incumben. 

https://www.suara.com/news/2024/01/23/183623/gibran-dianggap-tak-punya-etika-saat-debat-nikita-mirzani-ikut-ngamuk-sudah-dua-kali-minta-maaf

https://www.suara.com/news/2024/01/24/112954/sebut-presiden-boleh-kampanyekan-paslon-kubu-ganjar-skakmat-jokowi-nepotisme-makin-kental

https://www.suara.com/kotaksuara/2024/01/22/162507/viral-rekaman-suara-surya-paloh-marahi-anies-timnas-amin-sangat-jelas-hoaks

“Jadi jangan diberi narasi sesat bahwa presiden nggak boleh berpihak, presiden harus netral juga lain sebagainya. Berpihak boleh, berkampanye pun boleh, tidak ada harus netral. Tetapi tiada boleh beliau menggunakan kekuasaan yang tersebut ada padanya untuk menguntungkan salah satu calon atau merugikan paslon yang mana lain,” ungkapnya. 

Pernyataan Jokowi ketika Bareng Prabowo

Pernyataan Jokowi persoalan presiden kemudian menteri boleh kampanye serta memihak ini sebelumnya disampaikan usai dirinya menyaksikan acara serah terima pesawat C130J Super Hercules A-1344 di dalam Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024) pagi. 

Acara yang disebutkan turut dihadiri Menteri Perlindungan (Menhan) Prabowo Subianto yang juga merupakan capres pendamping Gibran. 

Jokowi menjelaskan bahwa setiap orang miliki hak untuk memihak kemudian berkampanye di tempat Pilpres juga pemilihan termasuk presiden juga menteri.

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Antara)
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Antara)

Pernyataan itu disampaikan Jokowi merespons pertanyaan terkait adanya menteri yang dimaksud terjun menjadi pasukan sukses salah satu pasangan capres-cawapres. 

“Hak demokrasi, hak kebijakan pemerintah setiap orang. Setiap menteri mirip saja, presiden itu boleh loh kampanye, boleh loh memihak,” kata Jokowi.

Meski bisa jadi mengambil bagian kampanye, Jokowi menegaskan presiden sekalipun tak boleh menggunakan prasarana negara untuk kepentingan urusan politik atau kampanye.

“Tapi yang dimaksud paling penting waktu kampanye tak boleh menggunakan prasarana negara. Boleh kita ini pejabat masyarakat sekaligus pejabat politik, boleh menteri juga boleh,” pungkasnya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button