Otomotif

Long Weekend Besok, Ini adalah Model Pemberlakuan Tol

Kertasleces.co.id – Long weekend atau akhir pekan panjang akan datang segera berlangsung pada Indonesia. Yaitu perayaan religi Isra Mikraj (8/2/2024) serta Tahun Baru Imlek 2575/2024 (10/2/2024).

Dikutip dari kantor berita Antara, Korlantas Polri akan memberlakukan lawan arus situasional ruas jalan tol tertentu mulai Rabu (7/2/2024).

Tujuannya mengantisipasi peningkatan arus kendaraan pada ketika long weekend pekan ini.

Pada Selasa (6/2/2024), Kombes Pol Eddy Djunaidi, Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Korlantas Polri di dalam Ibukota menyatakan Kepolisian RI telah dilakukan melakukan sosialisasi jadwal lawan arus atau contraflow berdasarkan waktu juga lokasinya melalui sosial media.

Puluhan Sopir pada Tol Trans Jawa Ditilang, Jalani Sidang di area Tempat. (Suara.com/Dimas)
Tol Trans Jawa. Sebagai ilustrasi diskresi Polri [Suara.com/Dimas Angga Perkasa].

“Untuk antisipasi libur panjang, rencana contraflow secara situasional pada ruas jalan tol dimulai Rabu, tanggal 7 Februari,” jelas Kombes Pol Eddy Djunaidi.

Ada pun penerapan sistem lawan arus libur diberlakukan pada KM 47 Gerbang Tol (GT) Karawang Barat sampai dengan KM 87 GT Subang. Jadwal pemberlakuan lawan arus ini berlangsung Rabu (7/2/2024) mulai pukul 16.00-24.00 WIB.

Berikutnya, pada Kamis (8/2/2023), pemberlakuan lawan arus dimulai pukul 08.00-24.00 WIB, dan juga hari terakhir pekan (9/2/2024) pukul 08.00-24.00 WIB.

Sedangkan arus balik libur panjang akhir pekan diberlakukan Hari Sabtu (10/2/2024) pukul 08.00-pukul 24.00 Waktu Indonesia Barat dari KM 87 GT Subang menuju KM 47 Karawang Barat.

Berikutnya, Mingguan (11/2/2024)akan diterapkan secara situasional, pukul 08.00-24.00 WIB.

Penerapan sistem lawan arus di libur panjang akhir pekan ini diatur secara resmi lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 623 Tahun 224, SKB/21/1/2024, lalu 21/KPTS/Db/2024, yang tersebut ditandatangani Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Korlantas Polri, juga Direktorat Jenderal Bina Marga.

Dengan SKB ini maka perjalanan dalam libur panjang akhir pekan Isra Mikraj kemudian Imlek akan mengalami pengaturan dan juga pembatasan demi keselamatan, keamanan, kenyamanan, juga ketertiban bersama.

Kabagops Korlantas Polri juga menyatakan bahwa penerapan sistem lawan arus tadi bersifat situasional sesuai diskresi Polri mengawasi jumlah kendaraan di dalam ruas jalan.

Related Articles

Back to top button