Olahraga

Pelatih Berharap Apri/Fadia Pertahankan Tren Konstruktif Jelang All England 2024

Kertasleces.co.id – Pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian berharap pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia bisa saja mempertahankan tren positif yang digunakan merek catatkan pada French Open, pada kompetisi All England 2024, 12-17 Maret.

“Perkembangan di dalam Prancis cukup baik, saya berharap tren ini terus terbawa sampai All England dan juga hasilnya bisa jadi mengikuti,” kata Eng Hian, dikutipkan dari keterangan resmi PP PBSI, Selasa seperti dimuat Antara.

Apri/Fadia, yang dimaksud baru belaka kembali ke arena pertandingan pada Paris, pekan lalu, pasca rehat dari cedera, Eng Hian nilai sudah ada menunjukkan penampilan yang digunakan kompetitif pada waktu menaklukkan unggulan ketiga dengan syarat Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong serta berlaga ketat kontra Li Wen Mei/Lu Xuan Xuan jika China.

Pelatih sektor ganda putri PBSI, Eng Hian di area Pelatnas PBSI, Cipayung, Ibukota Indonesia Timur, Rabu (22/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)
Pelatih sektor ganda putri PBSI, Eng Hian dalam Pelatnas PBSI, Cipayung, DKI Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)

Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Porto di area Turnamen Champions: Preview, Head to Head, Hasil serta Live Streaming

“Saya meninjau performa Apri dalam latihan kemudian ketika pertandingan kemarin di area French Open berjauhan berbeda, malah sangat jauh lebih banyak baik dalam pertandingan. Hal ini poin yang mana memang sebenarnya kita cari dulu dalam tur Eropa,” kata Eng Hian.

Oleh sebab itu, instruktur sekarang tambahan memprioritaskan pengembalian performa maksimal Apri/Fadia terlebih dahulu dibandingkan berbicara tentang hasil.

“Saya bukan mau terlalu berjauhan dulu berbicara hasil, tapi bagaimana mengatasi performa Apri/Fadia, teristimewa Apri pascacedera,” kata Eng Hian.

“Karena yang tersebut paling sulit itu adalah memulihkan keberanian lalu kepercayaan dirinya untuk melangah, untuk bergerak sebagaimana sebelum cedera,” ucapannya menambahkan.

Adapun pada edisi ke-125 dari turnamen bulu tangkis tertua di area dunia ini, Apri/Fadia, yang dimaksud merupakan perwakilan ganda putri satu-satunya Indonesia di dalam pertandingan ini, akan bersua dengan perwakilan India Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela di tempat sesi pertama. Apri/Fadia unggul pada rekor konferensi dengan skor 2-0.

Sementara itu, Indonesia menurunkan 11 delegasi pada kejuaraan BWF Super 1000 ini. Pada sektor tunggal putra lalu putri, ada Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Suasana Dwi Wardoyo, kemudian Gregoria Mariska Tunjung.

Lebih lanjut, pada nomor ganda putra, ada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Sementara pada sektor ganda campuran, ada Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati lalu Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Related Articles

Back to top button