Bisnis

Klarifikasi Metode TER Tarif Pajak 21 Terbaru, Beneran Bikin Gaji Turun?

Kertasleces.co.id – Baru-baru ini banyak pada dunia maya dan juga perbincangan media sosial terkait dugaan pendapatan yang tersebut diterima karyawan turun berkaitan dengan Pajak Penghasilan (PPh) yang digunakan terdampak penerapan metode Tarif Efektif Rata-rata (TER)

Lantas, apa itu metode Tarif Efektif Rata-rata (TER) yang mana berdampak pada Pajak Penghasilan (PPh)? 

Pajak Penghasilan (PPh) adalah salah satu pilar utama pendapatan negara. Tarif PPh 21, yang tersebut mengatur pemotongan pajak penghasilan bagi wajib pajak badan serta individu, belum lama ini mengalami inovasi yang mana signifikan dengan diterapkannya metode Tarif Efektif Rata-rata (TER).

Terhitung sejak tahun ini, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan mengadopsi pendekatan tarif efektif rata-rata (TER) pada menghitung pemotongan tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) untuk karyawan. 

Untuk informasi, PPh 21 adalah pajak yang dimaksud dipotong dari penghasilan yang digunakan diterima oleh wajib pajak badan atau individu secara masih atau berulang. Perubahan tarif ini miliki dampak dengan segera terhadap pendapatan karyawan yang mana menjadi subjek pemotongan PPh 21.

Pendekatan TER digunakan agar tarif pajak efektif yang akan diterapkan pada penghasilan karyawan atau individu lebih tinggi terukur.

Metode ini menggunakan perhitungan total penghasilan kemudian jumlah agregat tarif pajak yang tersebut berlaku pada setiap tingkat penghasilan. Selanjutnya, metode ini menghitung tarif rata-rata yang tersebut efektif berdasarkan keseluruhan penghasilan yang dimaksud diterima.

Perubahan terkini di penyelenggaraan metode TER pada tarif PPh 21 telah lama diimplementasikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Perubahan ini bertujuan meningkatkan efisiensi di pemungutan pajak, sekaligus menyelaraskan tata cara pajak agar tambahan adil serta proporsional sesuai dengan besaran pendapatan yang digunakan diterima.

Perubahan pada tarif PPh 21 dengan metode TER mempunyai dampak yang digunakan cukup besar pada pengenaan pajak berhadapan dengan penghasilan.

Langkah yang digunakan dijalankan DJP menunjukkan bahwa dia berupaya melakukan efisiensi pada sistem perpajakan, sehingga pemotongan pajak dapat mencerminkan dengan tambahan akurat tingkat penghasilan yang digunakan diperoleh oleh wajib pajak.

Penerapan metode TER diharapkan mampu memberikan faedah yang tersebut lebih lanjut optimal bagi wajib pajak, dan juga berkontribusi secara keseluruhan pada membentuk sistem perpajakan yang dimaksud tambahan transparan juga adil dalam Indonesia.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button