Lifestyle

Pernyataan Mahfud MD Soal Ibu Berdosa Lahirkan Anak Tak Berakhlak Banjir Kritik: Semoga Emak-emak..

Kertasleces.co.id – Pernyataan Calon Wakil Presiden cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengundang perhatian publik. Hal ini terkait dengan pernyataannya tentang akhlak serta etika orang anak. 

Pernyataan yang dimaksud disampaikan Mahfud MD dalam depan para pendukungnya. Namun aksinya itu beredar di tempat berbagai media sosial. 

“Siapapun orang yang tidaklah punya etika, akhlak kemudian moral pasti di dalam belakangnya ada tindakan-tindakan korupsi yang dijalankan dengan berbagai bentuknya,” kata Mahfud pada potongan video yang dimaksud diunggah akun TikTok @salim_teler. 

“Membiarkan emak-emak serta ibu-ibu untuk melahirkan anak-anak yang digunakan tidaklah berakhlak, itu adalah satu dosa terhadap bangsa ini. Bangsa ini akan hancur manakala generasi mendatang itu bukan punya etika kemudian tidak ada punya akhlak,” kata Mahfud.

Calon Wakil Presiden Mahfud MD menikmati makanan rumah pada rumah warga, ketika kunjungan ke Lampung [Suara.com/Instagram Mahfud MD]
Calon Wakil Presiden Mahfud MD menikmati makanan rumah pada rumah warga, ketika kunjungan ke Lampung [Suara.com/Instagram Mahfud MD]

Pernyataan Mahfud yang disebutkan memang benar bukan ditunjukan pada orang tertentu secara langsung. Kendati demikian, Mahfud disebut-sebut melayangkan pernyataan itu untun kompetitornya, Gibran Rakabuming Raka.

“Jelas ini secara tak secara langsung penghinaan besar terhadap Ibu Iriana dan juga Pak Jokowi,” tulis akun tersebut. 

Video Mahfud sontak mendapatkan berbagai respons dari warganet

“Mudah-mudahan ibu-ibu lalu emak-emak se Indonesia tak tersinggung dengan perkataan Pak Mahfud,” komentar warganet. 

“Sayang banget lihat Pak Mahfud jadi begitu,” imbuh warganet lain. 

“Sorang Samsul dapat menimbulkan mengundurkan diri dari sifat asli Mahfud MD,” tulis warganet di dalam kolom komentar. 

“Enggak nyangka Pak Mahfud MD sanggup ngelurin kata seperti itu,” timpal lainnya. 

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button