Otomotif

Rem Motor Bunyi ketika Musim Hujan, Hal ini Penyebabnya

Kertasleces.co.id – Ada satu gejala yang banyak terjadi pada sepeda gowes motor pada musim hujan: rem motor bunyi ketika ditarik atau diinjak. Apakah penyebabnya?

Menurut Astra Motor, salah satu distributor kendaraan beroda dua motor Honda dalam Indonesia, ada beberapa pemicu muncul bunyi ketika rem motor digunakan. Semuanya berkaitan dengan cakram dan juga kampas rem. 

Berikut adalah penjelasannya:

1. Cakram terkena air

Di musim hujan, komponen rem pada motor pasti terus-menerus terkena atau terciptrat air. Lalu, air yang bercampur dengan kotoran akan menyebabkan cakram menjadi kesat. Sehingga hal itu menyebabkan bunyi berdecit pada ketika melakukan pengereman.

Suara berdecit yang mana disebabkan dikarenakan terkena air bisa saja hilang dengan sendirinya. Jadi, Anda bukan perlu panik ketika mendengar pernyataan berdecit pasca membersihkan motor Anda.

2. Kampas rem kotor

Penyebab rem bunyi berdecit juga mampu berasal dari kampas rem yang kotor. Debu atau krikil halus yang menempal pada cakram atau masuk ke di kampas rem bisa jadi menjadi penyulut timbulnya pendapat berdecit pada pada waktu melakukan pengereman.

Jika kotoran atau debu ini dibiarkan terus menerus, maka akan menyebabkan kotoran itu menjadi kerak. Sehingga akan menyebabkan bunyi berdecit pada ketika kampas  bergesek dengan kerak yang digunakan ada pada cakram. Sebaiknya Anda rutin membersihkan motor agar bukan ada kotoran atau debu yang tersebut menempel, teristimewa di dalam musim hujan.

3. Cakram rem bermasalah

Penyebab lain adalah akibat adanya kesulitan pada cakram rem motor Anda. Jika sudah ada mulai muncul bunyi, maka Anda dapat melakukan pengecekan pada cakram rem motor Anda masih rata atau tidak.

Cakram yang bukan rata dapat menjadi pemicu bunyi berdecit pada ketika melakukan pengereman. Cakram yang dimaksud telah tidak ada rata juga berbahaya untuk keselamatan apabila dibiarkan terus menerus. Oleh akibat itu, segeran Anda melakukan servis dalam bengkel juga melakukan pergantian cakram.

4. Kampas rem tipis

Terakhir adalah faktor kampas rem yang digunakan telah tipis. Tanda dari kampas rem tipis sanggup dirasakan dengan cengkraman rem yang dimaksud sudah ada tak terlalu kuat dari sebelumnya. Hal itu menyebabkan fungsi rem turun lalu Anda belaka akan mendengar decitan.

Oleh lantaran itu, Anda harus melakukan pengecekan pada kondisi kampas rem motor Anda. Jika sudah ada tiada layak untuk dipakai, maka Anda mampu melakukan servis dalam bengkel serta mengganti kampas rem dengan yang baru.

Demikianlah faktor bunyi pada motor pada waktu mengerem. Semoga membantu.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button