Lifestyle

Sederet Kontroversi Melki Sedek Huang, Ketua BEM UI Nonaktif Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual

Kertasleces.co.id – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) nonaktif Melki Sedek Huang telah lama terbukti melakukan kekerasan seksual. Akibatnya ia dijatuhi sanksi berbentuk skorsing selama satu semester oleh pihak kampusnya.

Hal ini tertera di Keputusan Rektor Universitas Indonesia Nomor 49/SK/R/UI/2024 tentang Penetapan Sanksi Administratif Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Atas Nama Melki Sedek dengan Nomor Pokok Mahasiswa 1906363000 Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

“Menetapkan sanksi administratif terhadap Sdr. Melki Sedek dengan Nomor Pokok Mahasiswa 1906363000, berbentuk skorsing akademik selama satu semester pada masa skorsing tersebut,” isi poin ke satu di putusan rektor UI.

Terlepas dari Melki Sedek Huang yang tersebut saat ini terbukti menjadi pelaku kekerasan seksual, pria berusia 23 tahun ini diketahui miliki beberapa jumlah kontroversi. Berikut adalah ringkasannya.

1. Kerusuhan OKK UI

Melki Sedek Huang diketahui sempat menuai pro juga kontra pada 2023 silam. Ia memproduksi kerusuhan pada acara orientasi kampus OKK UI 2023.

Mahasiswa kelahiran Pontianak yang disebutkan ketika itu menuding pihak DPM UI sengaja mendatangkan Menteri Pengembangan Usaha Bahlil Lahadalia untuk meyuntikkan urusan politik ke kampus.

Kejadian ini pun menuai banyak respons dari publik, termasuk pelajar UI. Mengutip dari media sosial X, Melki Sedek Huang dinilai sudah pernah melakukan tindakan yang berlebihan.

2. Debat Capres 2024

Ketua BEM UI nonaktif ini juga pernah menjadi perdebatan pasca mengundang Anies Baswedan, Prabowo Subianto, serta Ganjar Pranowo untuk hadir di acara debat di dalam UI.

Ajakan yang dimaksud pun telah terjadi ditanggapi oleh Anies Baswedan, Habiburokhman selaku timses Prabowo Subianto, juga Said Abdullah yang dimaksud mewakili Ganjar Pranowo.

Usai menerima ajakan tersebut, Anies Baswedan mendatangi sekretariat BEM UI, namun ia tak menemukan satu orang pun di dalam sana, termasuk Melki Sedek Huang.

Melki Sadek Huang kemudian menyatakan bahwa mereka mengirim undangan di tempat kediaman Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan juga Ganjar Pranowo ketika capres nomor urut 1 itu mengunjungi sekretariat BEM UI.

3. Kekerasan Seksual

Kasus kekerasan seksual yang menyeret Melki Sedek Huang mulai menjadi sorotan sejak 18 Desember 2023. Saat itu, ia dengan segera diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua BEM UI.

Kala itu, Melki Sedek Huang menampik hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada pernah melakukan kekerasan seksual kemudian akan menghadapi proses hukum apabila laporan itu benar.

Kini, ia dinyatakan terbukti melakukan kekerasan seksual berdasarkan hasil investigasi Satuan Pekerjaan Pencegahan lalu Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Indonesia (Satgas PPKS UI).

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button