Bisnis

Tingkatkan Layanan Jasa Perkapalan lalu Kelautan, KSOP Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Aplikasi SIMKAPEL

Kertasleces.co.id – Dalam rangka meningkatkan layanan jasa perkapalan lalu kepelautan secara profesional, melayani, efektif dan juga efisien terhadap pemilik/operator kapal kemudian pelaku usaha di dalam bidang perkapalan dan juga kepelautan di area Pelabuhan Sunda Kelapa, Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran kemudian Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Sistem Data Manajemen Perkapalan kemudian Kepelautan (SIMKAPEL).

Sebagai informasi, Pelabuhan Sunda Kelapa adalah salah satu pelabuhan yang dimaksud telah lama ditetapkan di SIMKAPEL untuk pelayanan kapal yang digunakan berkegiatan di tempat pelabuhan.

“Aplikasi (SIMKAPEL) yang dimaksud telah lama Go-Live pada Desember 2023 silam dirancang untuk mengintegrasikan pelayanan terkait sertifikasi kapal lalu pelaut secara online. Oleh dikarenakan itu, sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman juga feedback dari para stakeholder terkait pemanfaatan SIMKAPEL yang telah terjadi terintegerasi di satu wadah pelayanan,” ungkap Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Aries Wibowo ditulis Selasa (20/2/2024).

Aries menjelaskan, perangkat lunak SIMKAPEL yang dimaksud dibangun oleh Ditjen Perhubungan Laut adalah sebagai upaya untuk meyakinkan terjaminnya penyelenggaraan pelayanan transportasi laut yang mana andal lalu berdaya saing, melalui peningkatan teknologi informasi kemudian komunikasi pada lingkungan bidang pelayaran nasional.

“Aplikasi ini dapat menyajikan data juga informasi mengenai sertifikasi kapal juga pelaut secara akurat kemudian tepat waktu, yang tersebut dapat ditelusuri oleh para stakeholder kapan pun dan juga di area manapun. Dengan demikian, diharapkan aspek efektivitas serta transparansi pelayanan khususnya dalam Pelabuhan Sunda Kelapa dapat tercapai dengan baik,” tambahnya.

Pada kesempatan yang dimaksud sama, Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas, serta Garis Muat Kapal Direktorat Perkapalan serta Kepelautan, Capt. Amir Makbul mengatakan, pada era metamorfosis digital seperti sekarang, pemerintah dituntut untuk memanfaatkan teknologi secara ekstensif di dalam bidang pelayaran untuk meningkatkan kinerja pelayanan, keselamatan kemudian keamanan, dan juga pemeliharaan lingkungan maritim.

“Sampai ketika ini, SIMKAPEL sudah pernah melayani kurang tambahan 198 ribu layanan yang tersebut masuk dari cakupan 204 layanan pada Direktorat Perkapalan lalu Kepelautan. Dengan pemanfaatan SIMKAPEL ini, diharapkan Indonesia akan miliki pusat data juga informasi terkait sertifikat keselamatan kapal kemudian dapat memetakan kapal-kapal yg beroperasi di tempat Indonesia khususnya yang mana berbendera Indonesia terkait keselamatannya,” tutur Capt. Amir.

Dengan komitmen dan juga integritas, Capt. Amir berharap pemanfaatan lalu pemanfaatan SIMKAPEL dapat berjalan dengan baik serta sukses, dan juga warga pengguna layanan jasa perkapalan juga kepelautan dapat terlayani secara profesional, efekif, dan juga efisien.

Sosialisasi SIMKAPEL ini turut dihadiri oleh perwakilan dari DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA), DPC Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), DPC Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (PELRA) juga perwakilan pemilik/operator kapal dan juga pelaku bidang usaha di area bidang perkapalan dan juga kepelautan di area Pelabuhan Sunda Kelapa.

Related Articles

Back to top button