Otomotif

Tom Lembong: Populasi Manusia di area Pabrik Mobil Listrik Sedikit Sekali

Kertasleces.co.id – Co-Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Thomas Trikasih Lembong atau kerap disapa Tom Lembong menyampaikan kalau populasi manusia di dalam pabrik mobil listrik sedikit sekali. Kok bisa?

Tom Lembong mengungkapkan hal yang disebutkan ketika mengisi acara Pendapat Capres/Cawapres 2024-2029 Terhadap Kebijakan Industri, Hilirisasi, kemudian Perubahan Iklim dilansir dari Youtube CSIS Indonesia.

Ia memberikan pandangan mengenai sektor kendaraan listrik di dalam masa depan. Menurutnya, sektor kendaraan listrik khususnya sel merupakan padat modal bukanlah padat karya.

Apalagi pada pabrik mobil listrik, ia mengamati bahwa populasi manusia sedikit sekali. Pasalnya, semua kegiatan pada pabrik yang dimaksud menggunakan robot, bukanlah manusia.

Ilustrasi robot sektor (Unsplash/simonkadula)
Ilustrasi robot bidang (Unsplash/simonkadula)

“Apalagi pabrik mobil listrik, saya usul untuk bapak ibu sekalian kalau sempat kunjungi sebuah pabrik mobil listrik, itu anda akan meninjau sedikit sekali manusia di tempat situ karna yang tersebut bekerja itu 90 persen robot,” ujar Tom Lembong.

Dengan fakta ini, Tom Lembong menilai nantinya di tempat masa depan lapangan pekerjaan akan minim.

Meskipun nantinya peningkatan eknonomi suatu negara tumbuh, tetapi lapangan pekerjaan justru berkurang.

Tesla memang benar sudah ada menggunakan robot sebagai tenaga kerja untuk memproduksi mobil listrik. Kini, BMW juga akan mencontoh Tesla untuk mempekerjakan robot di tempat pabriknya.

Dilansir dari Motor1, Figure, perusahaan rintisan jika California yang tersebut mengembangkan humanoid tersebut, mengumumkan kesepakatan dengan BMW pada hari Kamis untuk “menggunakan robot serba guna di area lingkungan manufaktur otomotif.”

Apakah nantinya semua perusahaan otomotif juga akan menggunakan robot di tempat masa depan?

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button