Bisnis

Undang Banyak Pihak Sekali Rapat, Benarkah Anggaran Sidang Isbat Habiskan Miliaran Rupiah?

Kertasleces.co.id – Sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan, Syawal, juga Dzulhijjah kembali menjadi perbincangan hangat, kali ini terkait dengan anggaran yang tersebut dialokasikan.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengusulkan agar sidang isbat ditiadakan demi menghemat anggaran negara. 

Menurutnya, ketika ini keuangan negara sedang tak baik-baik hanya juga penentuan awal bulan bisa saja diadakan dengan metode hisab hakiki yang mana sudah ada diakui keabsahannya.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Hisab Rukyat lalu Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Ismail Fahmi menegaskan bahwa anggaran sidang isbat sudah ada sesuai dengan aturan yang digunakan berlaku.

Ia juga mengecam kabar bahwa anggaran sidang isbat mencapai Rp9 miliar, serta menyebutnya sebagai fitnah.

“Bagi saya kalau untuk kepentingan umat berapa pun. Kami siap berikan yang dimaksud penting itu untuk kepentingan umat,” katanya pada Kantor BRIN, DKI Jakarta Pusat akhir pekan lalu.

Namun, ia menegaskan, penyelenggaraan sidang isbat tidaklah sampai menelan anggaran negara hingga Rp9 miliar. Namun, memakan anggaran sekitar banyak jt Rupiah.

“Kita ini baru berapa ratus jt kalau dihitung, apalagi ini untuk kepentingan kebersamaan. Lalu kita difitnah, kita pernah dibilang Rp9 miliar itu difitnah,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail mengungkapkan bahwa sidang isbat tidak semata-mata tentang penentuan awal bulan, tetapi juga sebagai forum silaturahmi juga edukasi bagi umat Islam.

“Sidang isbat menjadi wadah bagi para ahli hisab kemudian astronomi untuk menyampaikan hasil rukyat lalu hisabnya. Selain itu, sidang isbat juga menjadi sarana edukasi bagi penduduk tentang metode penentuan awal bulan Hijriah,” kata Ismail.

Polemik anggaran sidang isbat ini tampaknya masih akan terus berlanjut. Di satu sisi, ada yang dimaksud ingin sidang isbat ditiadakan demi menghemat anggaran.

Di sisi lain, ada yang digunakan berpendapat bahwa sidang isbat tetap memperlihatkan perlu diadakan sebagai forum silaturahmi dan juga edukasi bagi umat Islam.

Related Articles

Back to top button