Nasional

Wabendum Timnas AMIN Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi SYL

Kertasleces.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi, kemudian Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), Rajiv pada hari ini, Hari Jumat (26/1/2024).

Keduanya dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada tindakan hukum korupsi yang tersebut menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) lalu kawan-kawan.

“Hari ini (26/1/2024) bertempat pada gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan serta pemeriksaan saksi-saksi, Arief Prasetyo (kepala Badan Pangan Nasional) lalu Rajiv (swasta),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri lewat keterangannya yang tersebut diterima Suara.com.

Belum diketahui materi pemeriksaan keduanya, namun diduga keterangan dia dibutuhkan penyidik KPK pada tindakan hukum korupsi yang tersebut menjerat SYL.

SYL , ditetapkan sebagai terdakwa bersatu Direktur Alat juga Mesin Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Muhammad Hatta, lalu Sekjen Kementan Kasdi Subagyono.

Ketiganya diduga melakukan korupsi merupakan pemerasan pada jabatan bersama-sama menyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan, termasuk terlibat juga di pengadaan barang serta jasa, disertai penerimaan gratifikasi.

SYL selaku menteri ketika itu, memerintahkan Hatta serta Kasdi menarik setoran senilai Dolar Amerika 4.000-10.000 atau dirupiahkan Rp62,8 jt sampai Rp157,1 jt (Rp15.710 per dolar Negeri Paman Sam pada 11 Oktober 2023) setiap bulan dari pejabat unit eselon I kemudian eselon II pada Kementan.

Uang itu berasal dari dari realisasi anggaran Kementan yang tersebut di-mark up atau digelembungkan, juga setoran dari vendor yang digunakan mendapatkan proyek. Kasus korupsi yang digunakan menjerat Syahrul terjadi di rentang waktu 2020-2023. Temuan sementara KPK ketiga diduga menikmati uang haram sekitar Rupiah 13,9 miliar.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button